CLOSE ADS
CLOSE ADS
  • Save

Peribahasa Ayam Pulang ke Pautan, Apa Maknanya?

0 Shares

ADA satu peribahasa yang berbunyi: seperti ayam pulang ke pautan.

Pantunnya:

Sikujur di ladang kapas,
kembanglah bunga perautan.
Kalau mujur bunda melepas,
seperti ayam pulang ke pautan.

Perilaku hewan dalam budaya kita kerap menjadi kiasan untuk menjelaskan perilaku manusia. Dalam peribahasa ini ayam yang jadi perumpamaan.

Tiap petang ayam peliharaan yang jinak kembali ke pautannya, tempatnya bertengger.

Biasanya pada pohon atau semacam tiang berpalang dengan naungan yang agak tinggi di belakang rumah di kampung.

Setelah seharian diliarkan mencari makan sendiri tiap petang ayam ternakan tak pernah salah menuju ke mana pautannya, kembali ke tuan yang memeliharaya.

Pepatah ini bermakna sesuatu yang terletak benar pada tempatnya, atau pekerjaan yang tidak lagi canggung melakukannya. Misalnya seorang perantau yang lama pergi dan akhirnya pulang ke kampungnya.

Pepatah lain yang sejalan dengan itu: Seperti sirih pulang ke gagang. — Seperti janggut pulang ke dagu. — Seperti misal pulang ke bibir.

– Sumber bacaan: Pepatah (Balai Pustaka,1978).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Share via
Copy link
Powered by Social Snap