CLOSE ADS
CLOSE ADS
Teknologi Seluler
  • Save

Bagaimana Teknologi Seluler Mengubah Kehidupan Kita?

0 Shares

SEJAK kapan merayakan lebaran berarti berfoto bersama, lalu memposting di FB, IG, atau media sosial lainnya? Ya, tentu sejak media sosial menjadi bagian jamak dari hidup kita.

Teknologi memang demikian, apalagi yang berkembang massif dan ekspansif seperti teknologi komunikasi seluler.

Saya ingat, dulu, beberapa bulan setelah hadir aplikasi Twitter, yang dulu disebut microblogging, saya bikin akun. Tapi, ini buat apa? Menulis postingan kok hanya 140 karakter? (Ya, dulu cuma sebatas itu).

Jawabannya ternyata telepon pintar, smartphone. Dengan gawai tenteng itu dan enteng, ngetwit jadi pekerjaan yang ‘nagih’, bikin candu.

Telepon pintar juga membuat fotografi jadi berubah. Kemampuan kamera ponsel yang makin hebat, membuat foto jadi mudah dan murah. Mudah pula dipertukarkan antargawai. Apalagi kemudian ada Instagram. Kita jadi ingin mengambil gambar apa saja, semua pengen diposting.

Perubahan revolusioner teknologi seluler itu mau tak mau pasti menggeser juga patok-patok batas nilai-nilai hidup kita.

Saya merenungkan itu setelah membaca postingan Abdullah Khusairi. Ia antara lain menulis: Lebaran kali ini, tak ada sesi foto bersama anak-anak. Mereka malu. Sudah besar.

Dari kalimat ini saya menuliskan kalimat pertama tulisan saya. Khusairi, yang menulis profil di blognya sebagai ‘jurnalis yang pulang ke wilayah akademis’ tak mempersoalkan itu. Ia memahami perkembangan anak-anaknya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Share via
Copy link
Powered by Social Snap